Street Photography Interview Series: #22 Rammy Narula (@rammynarula)

Rammy Narula

Silahkan perkenalkan diri anda

Hallo! Nama saya Rammy Narula, berdarah India, namun lahir dan dibesarkan di Thailand.

Apa yang membuat anda begitu mencintai fotografi?

Saya menyukainya karena memberikan saya cara mengekspresikan diri saya. Saya tidak pernah bisa baik menggunakan kata-kata untuk menggambarkan apa yang ada di kepala saya, bahkan lebih buruk dalam menggambar, maka setelah saya mengenal fotografi, ini menjadi lebih dari sekedar hobi. Saya membutuhkannya sebagai lintasan ke pemikiran dan menemukan bahwa saya bisa mengekspesikan diri lebih baik dengan foto. Dan juga foto tidak membutuhkan teks, hal ini sangat cocok dengan saya.

Adakah hal yang menginspirasi anda dalam berkarya?

Saya pikir, saya mengambil foto utk merefleksikan pengalaman pribadi. Maka, inspirasi saya adalah pengalaman saya pribadi dengan kehidupan. Hal-hal yang saya senang untuk lakukan, hal-hal yang saya nikmati untuk dilakukan. Seperti apa dunia terlihat melalui mata saya. Saya senang menonton film, tumbuh dewasa, maka saya mengambil foto seperti orang-orang di jalanan, mereka sebagai aktor saya. Saya juga merupakan orang yang agak emosional, sehingga saya seringkali mencoba mencari karakter-karakter di jalanan yang dapat membantu saya mengkespresikan perasaan saya melalui mereka. Dan beberapa minggu kemarin, saya baru memotret putra saya yang baru saja dilahirkan. Saat dia seseorang tersendiri, saya juga mencoba mencari diri saya di dalam dirinya melalui foto saya dan hal tersebut sangatlah menarik

MaklumFoto_RammyNarula_Photos4
Rammy Narula

Percayakah anda bahwa fotografi bisa menjadi self therapy? Jika anda percaya sebutkan alasan anda.

Ya, saya percaya hal itu. Terutama jika kamu sedang tersesat di dalamnya. Tersesat di saat memotret bisa mengurangi stress kamu di keseharian. Ini merupakan sebuah meditasi dan juga memungkinkan kamu untuk berkreasi, ini adalah sebuah bonus untukmu. Saya seringkali memikirkan ini adalah cara yang murah untuk menemukan kedamaianmu sendiri daripada pergi ke mall.

Pada project Platform 10 pesan apa yang ingin anda sampaikan? Apa yang mengilhami anda pada project ini?

Saya kira saya tidak punya pesan khusus untuk disampaikan dari proyek saya, jika kamu bertanya secara jujur terhadap saya! Haha. Ini tidak diambil berdasarkan sudut pandang jurnalistik ataupun tidak juga berdasar dokumentasi sosial. Orang-orang di stasiun adalah aktor dalam sebuah film, itulah yang ada di kepala saya, dan saya biarkan saya tersesat didalamnya. Saya kira, hal ini terdengar egois, namun itulah kenyataanya dan seperti itulah bagaimana saya mendefiniskan fotografi saya. Saya membuat foto untuk diri saya dan sayavmemandangnya sebagai bentuk dari karya seni. Inspirasi untuk proyek saya mungkin berasal dari tempat-tempat yang saya sebut diatas. Pengalaman hidup pribadi saya, perasaan saya, dan kenyataan bahwa saya menikmati menonton film juga membantu cara saya memutuskan bagaimana memotret ini. Saya merasa seakan saya sedang membuat film pendek, namun tidak bisa saya kendalikan, dan hal ini merupakan tantangan yang menyenangkan.

Platform 10. A photography project taken on a single platform of Bangkok Central Station. 2015 by Rammy Narula


Menurut anda, karya street photography yang bagus itu seperti apa?

Bagi saya, sebuah foto yang bagus, perlu agar mudah diingat, dan perlu ada sedikit bagian dari fotografernya didalam. Saya tidak bermaksud dalam hal ini untuk menyertakan bayangan ataupun refleksi dari fotografernya, namun harus memiliki sudut pandang yang unik dari sang fotografer. Saya yakin semua dari kita memiliki pandangan yang berbeda dalam melihat dunia ini, dan saya merasa takjub ketika seseorang dapat mengekspresikan apa yang mereka lihat secara gamblang. Hal ini menambah nilai yang besar karena kamu memperlihatkan kepada orang lain apa yang mereka belum tentu bisa lihat.

Bagaimana anda melihat perkembangan street photography pada saat ini?

Ya, tentu saja. Dalam satu cara pemikiran saya, saya senang melihat lebih banyak orang yang tertarik dalam fotografi. Lebih banyak yang melihat selalu jadi hal baik bagi kita. namun saya pikir juga, hal ini datang dengan sedikit harga. Media sosial telah membuatnya lebih mudah untuk di bagikan dan melihat banyak foto, dan karena volumenya telah meningkat secara besar besaran, orang jadi hanya punya sedikit waktu untuk masing-masing foto. Hal ini menjadi lebih menantang bagi seorang fotografer. Dari pada menghasilkan sebuah karya foto yang bisa kamu nikmati untuk waktu yang lama, kamu seperti dipaksa untuk membuat foto yang bisa menarik perhatian dalam sekilas pandang dalam umpan Instagram. Sebagai seorang fotografer kamu menghabiskan banyak waktu dalam membuat sebuah karya foto yang bagus, namun ketika hasil fotomu hanya dinikmati dalam sekilas pandang, nampaknya tidak sepadan. Akan menarik untuk melihat perkembangan ini dan melihat bagaimana orang-orang yang benar-benar berbakat mengubah cara mereka mempresentasikan pekerjaan mereka untuk mendapatkan pengakuan yang pantas mereka dapat dan menghindari perangkap ini.

Apakah anda punya pesan tersendiri untuk kemajuan street photography di Indonesia?

Saya akan akatakan apa yang saya sebut diatas tentang membuat foto yang bagus. pastikan ada sedikit dirimu didalam fotomu. Bagaimana caramu melihat dunia. Berbagi, harus jadi tujuanmu. Semoga beruntung!

Platform 10. A photography project taken on a single platform of Bangkok Central Station. 2015 by Rammy Narula

 

Rammy Narula

 

Vendors and tourists on the island of Samui, Thailand, March 9, 2017, Photo by Rammy Narula

 

Rammy Narula

Rammy Narula adalah seorang fotografer yang berasal dari Bangkok dengan hasrat travelling yang besar, dan mengeksplorasi jalanan dengan kameranya, dimanapun ia berada. Karyanya mencakup proyek pribadi, potret, dan fotografi yang menghasilkan banyak waktu menjelajahi kota-kota yang dia kunjungi. Karya terbarunya, Platform 10, sebuah proyek yang ambil gambarnya di satu platform di stasiun kereta pusat Bangkok, telah diterbitkan sebagai sebuah buku foto oleh Peanut Press, sebuah penerbit di New York. Salah satu fotonya juga disertakan dalam “100 Great Street Photographs”, sebuah buku foto yang diterbitkan oleh Prestel pada bulan Mei 2017.

Portfolio Link
Website : rammynarula.com
Flickr : flickr.com/rammynarula
Facebook : facebook.com/rammynarulaphotography
Instagram: instagram.com/rammynarula

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s